Home Penyakit Uncategorized Bilirubin Serum, Albumin dan Globulin Serum

Bilirubin Serum, Albumin dan Globulin Serum

Bilirubin Serum, Albumin dan Globulin serum – Bilirubin sebagian berasal dari sel darah merah tua yang dihancurkan di limpa. Adapun sisanya berasal dari sumber-sumber lain seperti mioglobin dan sitokrom. Bilirubin merupakan pigmen berwarna kuning. Dari eritrosit tua yang dihancurkan, terurai hemoglobin yang melalui beberapa proses menjadi bilirubin indirek yang larut dalam lemak tetapi sukar larut dalam air. Bilirubin indirek ini akan bergabung dengan albumin dan melalui aliran darah akan sampai di hati. Didalam hati melalui 3 tahap proses metabolisme yaitu pengambilan, konyugasi, dan eskresi, bilirubin indirek akan diubah menjadi bilirubin direk yang larut dalam air. Bilirubin direk ini akan dialirkan masuk kedalam kandung empedu untuk dipekatkan menjadi cairan empedu. Dalam keadaan normal, bilirubin direk tidak masuk kedalam peredaran darah. Saat kita makan, cairan empedu akan dikeluarkan oleh kandung empedu dan masuk kedalam usus halus untuk mencerna lemak dari makanan. Didalam usus, bilirubin direduksi oleh bakteri usus menjadi urobilinogen dan sterkobilin. Sterkobilin inilah menyebabkan tinja berwarna cokelat. Sekira 10-20% urobilinogen diserap kembali dan melalui aliran darh sampai kembali ke hati. Proses penyerapan kembali urobilinogen dari usus disebut siklus enterohepatik. Adapun sebagian kecil urobilinogen tadi akan diekskresikan juga oleh ginjal dan dikeluarkan dari tubuh melalui urine

Faktor Penyebab Bilirubin Serum Meninggi !!!

Berikut ini adalah beberapa faktor menyebabkan kadar bilirubin serum meninggi:

  1. Kenaikan kadar bilirubin indirek terjadi bila produksi meningkat, pengambilan yang berkurang, atau terjadi gangguan konyugasi dihati.
  2. Kenaikan kadar bilirubin direk terjadi karena tersumbatnya (obstruksi) saluran empedu didalam maupun diluar hati sehingga bilirubin direk masuk keperedaran darah dengan cara regurgitasi. Kenaikan juga terjadi akibat kerusakan sel-sel parenkim hati sehingga bilirubin masuk peredaran darah dengan cara penetrasi.
  3. Kenaikan kadar kedua jenis bilirubin terjadi akibat kebocoran bilirubin dari sel-sel hati atau sel duktuli yang rusak sehingga bilirubin masuk kedalam aliran darah dan dapat masuk kesemua cairan tubuh seperti cairan otak, cairan asites atau mewarnai kulit dan sklera mat menjadi kuning disebut ikterik.

Sedangkan albumin dibutuhkan untuk menjaga agar volume darah tetap berada didalam pembuluh darah. Jika kadar albumin turun menjadi sangat rendah, maka cairan akan keluar dari pembuluh darah dan masuk kedalam jaringan, menyebabkan edema atau pembengkakan. Pada penyakit hati kronis terjadi penurunan kadar albumin dan kenaikan kadar globulin akibat peningkatan gamma globulin. Besarnya perubahan tersebut tergantung dari tingkat keparaan dan lamanya sakit.

Pada hepatitis akut, perbandingan albumin/globulin > 1. Pada hepatitis kronis, nilai albumin menurun, sedangkan kadar globulin meningkat, sehingga hasil perbandingannya bisa lebih kecil dari 1.

Demikian artikel diatas semoga bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Bilirubin Serum, Albumin dan Globulin Serum
Bilirubin Serum, Albumin dan Globulin Serum
Artikel "Bilirubin Serum, Albumin dan Globulin Serum" ditulis oleh beritakita35 update terakhir pada 22nd September 2014 Categories Uncategorized permalinks http://www.jamugodog.com/bilirubin-serum-albumin-dan-globulin-serum.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.