Home Penyakit Uncategorized Cara Penularan Hepatitis C

Cara Penularan Hepatitis C

Cara Penularan Hepatitis C-Kira-kira 50% penderita hepatitis C tidak diketahui sumber infeksinya. Penularan VHC terutama melalui jarum suntik yang tercemar atau setelah mendapat transfusi darah atau produk darah yang tercemar virus ini. Produk darah yang merupakan sumber penularan hepatitis virus antara lain faktor VIII konsentrat, kompleks faktor IX, dan trombosit konsentrat. Penggunaan bersama alat cukur atau sikat gigi mungkin merupakan salah satu cara penularan. Cara infeksi vertikal dari ibu pengidap hepatitis C kepada bayinya amat sedikit, kira-kira 1,7%. Resiko meningkat menjadi 4-7% bila ibu hamil memiliki VHC-RNA positif. Itupun tergantung dari jumlah virus pada ibunya. Jumlah virus tingi ditemui pada pengguna narkotika intravena dan ibu dengan HIV (+). Penularan melalui seksresi tubuh tidak efektif. Itulah sebabnya kontak erat dari orang ke orang seperti kontak seksual suami isteri, dan penularan non-parental lainnya belum jelas dapat menularkan hepatitis C. Mungkin saja bisa terjadi walaupun angka kejadianya sangat kecil.

Cara Penularan Hepatitis C

Berikut adalah interpretasi dan diagnosis hasil laboratorium:

  1. ALT (SGPT) meningkat, anti-HVC (+) dan VHC-RNA (+) akut / kronik.
  2. ALT (SGPT) normal, anti-VHC (+) dan VHC-RNA (+) : pengidap.

Kerusakan jaringan hati lebih ringan bila dibandingkan dengan kelompok transaminase yang meningkat. Biasanya merupakan 25% dari kasus hepatitis C. Dari status pengidap bisa berubah menjadi keadaan hepatitis kronik.

  1. ALT (SGPT) normal, anti-VHC (+) dan VHC-RNA (-) : pernah kena hepatitis C / sembuh.
  2. Pemeriksaan anti-VHC dengan car ELISA dan RIBA.

Anti-VHC (+) menunjukkan adanya antibodi terhadap VHC. Antibodi ini tidak menyatakan kekebalan tetapi menandakan adanya partikel virus.

  1. Pemeriksaan VHC-RNA dengan biomolekuler (PCR)
  2. Pemeriksaan VHC genotipe

Pemeriksaan ini ditujukan untuk menentukan lama pengobatan.

Orang yang mempunyai resiko tertinggi terkena hepatitis C adalah penderita yang memerlukan cuci darah, kelompok pemakai obat secar intravena, pencangkokan organ dari donor yang terinfeksi, dan orang yang sering mendapat transfusi darah sepertipenderita hemofilia dan talasemia. Sejak 5 tahun belakangan ini, sumber infeksi adalah pengguna narkotika intravena. Setelah penggunaan lebih dari 2 tahun, kira-kira 80% diantaranya terdeteksi anti-VHC (+). Pada kelompok ini 90% terdapat CH-RNA (+).

Data penelitian menunjukkan bahwa prevalensi anti-HCV (+) ternyata lebih tinggi pada anggota keluarga yang serumah dengan penderita hepatitis C.

Demikian artikel diatas semoga bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Cara Penularan Hepatitis C
Cara Penularan Hepatitis C
Artikel "Cara Penularan Hepatitis C" ditulis oleh beritakita35 update terakhir pada 22nd September 2014 Categories Uncategorized , , permalinks http://www.jamugodog.com/cara-penularan-hepatitis-c.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.