Home Penyakit Uncategorized Gejala Hepatitis C

Gejala Hepatitis C

Gejala Hepatitis C – Setelah terinfeksi VHC-RNA bisa dideteksi dari darah dalam 1-3 minggu sedangkan antibodi VHC terdeteksi pad 50-70% pasien sejak mulai timbulnya gejala, dan meningkat sampai 90% setelah 4-12 minggu. Gejala hepatitis C mirip dengan virus hepatitis B. Gejala prodromal tidak spesifik, diikuti dengan ikterus dan penyembuhan pada sebagian kasus. Keluhan dan gejala yang ada antara lain kuning, urine berwarna gelap, mual muntah, kembung, tidak nafsu makan, rasa lelah, demam, menggigil, sakit kepala, sakit perut, mencret, sakit pada sendi dan otot, serta rasa pegal-pegal. Gejala yang ditimbulkan oleh hepatitis C umumnya lebih ringan dibandingkandengan hepatitis B. Gejala mulai berkurang setelah beberapa minggu diikuti turunnya SGPT (ALT). Kadang-kadang ditemukan penderita yang tanpa gejala. Bila VHC-RNA menetap didalam darah selama 6 bulan atau lebih, maka infeksi VHC sudah menjadi kronik studi prospektif menunjukkan bahwa sekitar 60-85% penderita menjadi kronik.

Gejala Hepatitis C

Nilai SGPT (ALT) dan SGOT (AST) meningkat, tapi tidak setinggi pad hepatitis A dan B, tetapi dalam perjalanan penyakitnya terjadi kenaikan dan penuruna yang berfluktuasi, suatu keadaan yang tidak ditemukan pada hepatitis virus lain. Setiap peninggian enzim SGPT ada kaitannya dengan episoda viremia dan kerusakan sel hati. Nilai SGOT dan SGPT penderita hepatitis C lebih tinggi pada anak muda dibandingkan pada usia diatas 40 tahun. Jadi pada keadaan “akut” menyembuhkan anak muda lebih berhasil daripada orang tua. Kesembuhan spontan dari infeksi VHC berkaitan dengan umur muda, gender wanita, dan beberapa gen komplek histokompatibilitas mayor (MHC). Sedangkan progresivitas penyakit hari (fibrosis hati progresif, sirosis, dan kanker hati) meningkat pada usia yang lebih tua sewaktu terinfeksi, gender pria dan keadaan immunocompromised seperti pada penderita HIV/AIDS.

Dikenal 3 pola infeksi hepatitis C kronik yaitu:

Bentuk relapsing

Kadar SGPT berfluktuasi, kadang tinggi, kadang normal.

Bentuk continuous

Kadar SGPT selalu diatas normal. Sekitar 40% pasien mempunyai kadar SGPT kurang dua kali lipat batas atas nilai normal.

Pengidap sehat.

Kadar SGPT selalu normal. Pada pengidap ini progresi penyakit lambat, derajat peradangan minimal, skor fibrosis rendah, serta prognosisnya baik tanpa pengobatan interferon.

Sekarang anda jauh lebih tau bukan?

Demikian artikel diatas semoga bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Gejala Hepatitis C
Gejala Hepatitis C
Artikel "Gejala Hepatitis C" ditulis oleh beritakita35 update terakhir pada 22nd September 2014 Categories Uncategorized permalinks http://www.jamugodog.com/gejala-hepatitis-c.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.