Home Penyakit Uncategorized Infeksi Vagina

Infeksi Vagina

Infeksi Vagina РSetelah di post sebelumnya saya membahas mengenai masalah Vagina Butuh Kelembaban Alami dan Akibat Cuci Vagina. Nah di post kali ini saya akan menjelaskan mengenai Infeksi Vagina. tentu hal ini harus anda pahami karena ini sangat penting apalagi buat kalian yang sudah menjalani menstruasi. Simak baik Рbaik artikel berjudul Infeksi Vagina berikut ini yang akan saya share dengan menyimak dengan baik tentu anda akan lebih mengerti mengenai apa yang saya jelaskan ini.

Mengenai Infeksi Vagina

Jika kesimbangan alami daerah sekitar vagina terganggu, organisme asing masuk. Infeksi Vagina ( Vaginistis ) bisa terjadi. Beragam faktor dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi ini, antara lain penggunaan antibiotik, panas dan basah akibat penggunaan pakaian dalam dari nilon, stres, diet tinggi karbohidrat, perubahan hormonal dari kehamilan atau penggunaan pil kontrasepsi. Iritasi kimia dan koitus tanpa lebih dulu terjadi lubrikasi ( saat berhubungan intim vagina dalam keadaan kering ).

Pada umumnya wanita bersangkutan dapat merasakan tanda – tanda terjadinya infeksi vagina. Antara lain gatal – gatal dan iritasi di daerah vagina dan vulva, bau yang tidak biasa dan nanah.

Berikut ini beberapa saran mencegah infeksi vagina tanpa menggunakan obat :

Tips Mencegah Infeksi Vagina

1. Makan menggunakan metode gizi seimbang, rendah gula.

2. Menjaga kesehatan secara umum dengan cukup tidur, berolahraga, melepaskan tekanan emosi.

3. Menjaga kebersihan secara teratur dengan :

  1. Mandi secara teratur menggunakan sabun yang lembut
  2. Mengeringkan tubuh dengan handuk dari arah depan ke belakang ( dari arah vulva ke anus )
  3. Memakai pakaian dalam bersih dari bahan katun ( bahan nilon terlalu menyimpan panas dan menimbulkan kelembabab berlebihan yang mendorong tumbuhnya bakteri
  4. Menghindari penggunaan cairan atau semprotan pembersih vagina, kertas toilet berwarna, mandi busa dan handuk milik orang lain
  5. Pastikan bahwa tangan maupun kelamin pasangan seksual anda bersih dan sehat.

4. Pastikan bahwa anda telah mengalami lubrikasi ( basah ) secara alami sebelum terjadi koitus, jika tidak dapat secara alami, gunakan lubrikan yang larut air.

5. Gunakan kondom saat berhubungan seksual, terutama jika anda tidak yakin bahwa diri sendiri maupun pasangan anda hanya berhubungan dengan satu orang yang sama.

Melakukan pemeriksaan sendiri daerah sekitar vagina sangat disarankan, supaya anda segera tahu apakah ada infeksi vagina atau tidak. Biasanya terjadi perubahan pada warna daerah sekitar vagina menjadi lebih merah kadang disertai bau yang kurang sedap maupun rasa gatal.

Pergilah ke dokter ahli obstetri – ginekologi jika anda mencurigai ada yang tidak biasa terjadi pada daerah sekitar kelamin. Mintalah pemeriksaan dan penjelasan tentang apa yang terjadi, serta bagaimana mengatasinya. Jangan sampai infeksi semakin parah. Ada baiknya pasangan seksual anda turut diperiksa, siapa tahu dialah yang sesungguhnya menjadi sumber infeksi vagina, sedangkan anda setiap kali hanya tertular olehnya.

Demikian mengenai artikel berjudul Infeksi Vagina ini, semoga dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semuanya.

Infeksi Vagina
Infeksi Vagina
Artikel "Infeksi Vagina" ditulis oleh beritakita35 update terakhir pada 3rd June 2014 Categories Uncategorized , , , permalinks http://www.jamugodog.com/infeksi-vagina.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.