Home Penyakit Kelainan Metabolisme Kelainan Metabolisme

Kelainan Metabolisme

Segala macam Penyakit pasti ada obatnya. Semua orang yang mengalami sakit, pasti menginginkan untuk segera sembuh, dan melakukan berbagai cara untuk menjadi sehat kembali, Baik itu mengkonsumsi obat kimia yang berada banyak di pasaran, atau menghubungi dokter dan meminta resep obat dari dokter. Namun terkadang obat kimia mempunyai efek samping, yang mungkin bisa membahayakan tubuh. Oleh karena itu, disini, kami memberikan solusi yang tepat, dengan mengobati berbagaipenyakit tanpa efek samping. Jamu Godog terbukti ampuh menyembuhkan segala macam penyakit seperti Kelainan Metabolisme. Sudah saatnya Kita kembali ke alam.

Apa Itu Kelainan Metabolisme

Metabolisme (bahasa Yunani: μεταβολισμος, metabolismos, perubahan) adalah semua reaksi kimia yang terjadi di dalam organisme, termasuk yang terjadi di tingkat selular.

Secara umum, metabolisme memiliki dua arah lintasan reaksi kimia organik,

  • katabolisme, yaitu reaksi yang mengurai molekul senyawa organik untuk mendapatkan energi
  • anabolisme, yaitu reaksi yang merangkai senyawa organik dari molekul-molekul tertentu, untuk diserap oleh sel tubuh.

Kedua arah lintasan metabolisme diperlukan setiap organisme untuk dapat bertahan hidup. Arah lintasan metabolisme ditentukan oleh suatu senyawa yang disebut sebagai hormon, dan dipercepat (dikatalisis) oleh enzim. Pada senyawa organik, penentu arah reaksi kimia disebut promoter dan penentu percepatan reaksi kimia disebut katalis.

Kelainan metabolisme seringkali disebabkan oleh kelainan genetik yang mengakibatkan hilangnya enzim tertentu yang diperlukan untuk merangsang suatu proses metabolisme.

Ada berbagai jenis gangguan metabolisme, kita akan membahasnya. Berikut daftar gangguan metabolik.

  • Hipertiroidisme. Hipertirodisme merupakan kondisi dimana kelenjar tiroid terlalu aktif dan ini dianggap sebagai gangguan metabolisme. Kelenjar tiroid mengeluarkan tiroksin yang membantu dalam berfungsinya metabolisme. Namun, ketika tiroksin dikeluarkan dalam jumlah tinggi, dapat menyebabkan peningkatan tingkat metabolisme basal (BMR). Akibatnya dapat menyebabkan penurunan berat badan yang berlebihan, denyut jantung cepat, tekanan darah tinggi dan pembengkakan di leher.
  • Hipotiroidisme. Hipotiroidisme merupakan kebalikan dari hipertiroidisme. Dimana kelenjar tiroid yang kurang aktif menyebabkan tubuh kekurangan hormon tiroid, dan menyebabkan sejumlah masalah kesehatan. Orang yang menderita dari tingkat metabolisme basal yang rendah akan mengalami berat badan yang berlebihan, denyut jantung yang lambat, sembelit, dll
  • Diabetes. Diabetes adalah salah satu gangguan metabolisme yang umum. Diabetes adalah suatu kondisi ketika tubuh gagal untuk memanfaatkan glukosa dengan benar, akibatnya kadar gula darah menjadi tinggi. Ada dua jenis diabetes, tipe 1 dan tipe 2. Dalam kasus diabetes tipe 1, pankreas memproduksi insulin terlalu sedikit atau tidak ada. Dengan demikian, orang perlu diberikan insulin. Hal ini menyebabkan kelelahan, kelaparan konstan, penurunan berat badan dan penglihatan kabur. Jika tidak diobati, bisa menyebabkan koma diabetes. Diabetes tipe 2 merupakan kondisi dimana pankreas memproduksi insulin, tetapi tubuh resisten terhadap dampaknya. Dengan demikian, pasien membutuhkan lebih banyak insulin untuk membantu melakukan fungsi yang sama.
  • Penyakit Addision. Penyakit Addision terjadi ketika kelenjar adrenal pada ginjal gagal untuk menghasilkan jumlah kortisol dan aldosteron yang cukup. Orang menderita penyakit ini akan mengalami penggelapan kulit, tekanan darah rendah, gula darah rendah, penurunan berat badan, kelemahan otot, kelelahan, mual dan nyeri otot. Gejalnya berkembang secara bertahap selama beberapa bulan. Penderita harus menjalani terapi hormon pengganti untuk mengontrol kondisi ini.
  • GM2 Gangliosidosis. Penyakit ini adalah kelainan genetik resesif autosom yang juga disebut sebagai penyakit Tay-Sachs. Ini adalah salah satu jenis gangguan metabolisme pada anak yang menyebabkan kemunduran mental serta kehilangan kemampuan fisik. Penyakit ini terjadi pada usia 6 bulan dan menyebabkan kematian anak pada usia 4 tahun.
  • Glucose-6-Phosphate Dehydrogenase Deficiency (G6PD). G6PD adalah gangguan metabolisme yang terjadi sebagai penyakit resesif keturunan. The G6PD adalah enzim yang diproduksi oleh sel darah merah. Hal ini sangat penting untuk metabolisme karbohidrat. Kekurangan G6PD menyebabkan kerusakan dan kehancuran sel darah merah. Hal ini menyebabkan kondisi yang disebut sebagai anemia hemolitik. Pasien menderita kekurangan warna kulit, kebingungan, kelemahan, kelelahan, urin berwarna gelap dan demam.
  • Fenilketonuria. Fenilketonuria (PKU) adalah kelainan genetik yang menyebabkan ketidakmampuan untuk memecah asam amino fenilalanin dalam tubuh. Ini juga salah satu jenis gangguan metabolisme pada anak. Hal ini menyebabkan keterbelakangan mental dan kejang pada bayi. Kondisi ini tidak menunjukkan gejala apapun selama kelahiran. Namun, seiring pertumbuhan anak, lama-lama akan muncul gejala seperti retardasi mental, pertumbuhan terhambat, ukuran kepala kecil, masalah perilaku, dll.

Kelainan Metabolisme
Kelainan Metabolisme
Artikel "Kelainan Metabolisme" ditulis oleh admin update terakhir pada 2nd June 2012 Categories Kelainan Metabolisme permalinks http://www.jamugodog.com/kelainan-metabolisme.html di

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.