Home Penyakit Uncategorized OBAT BIOLOGI SISTEM PENCERNAAN

OBAT BIOLOGI SISTEM PENCERNAAN

Obat Biologi Sistem Pencernaan

Pengobatan menggunakan obat kimia atau obat herbal menjadi sebuah tindakan wajib dilakukan seseorang pada saat dimana seseorang menderita penyakit dan menginginkan kesembuhan. Tetu banyak cara atau metode yang di gunakan dalam pross pengobatan, diantaranya ada yang melakukan pengobatan melalui keahlian para dokter dengan mengkonsumsi obat kimia, ada juga yang melalui para ahli terapi yang sering disebut dengan Tabib atau semacamnya. Namun sebaiknya pengobatan yang dilakukan adalah pengobatan secara alami dengan meminum ramuan herbal / alami, sehingga terhindar dari evek negativ dalam proses pengobatan. Kami telah banyak membantu penderita berbagai penyakit dari seluruh indonesia bahkan manca negara. Bagi anda yang saaat ini menderita suatu penyakit apapun, segeralah ambil tindakan cepat untuk mendapatkan kesembuhan melalui pengobatan herbal dari kami yang telah terbukti banyak memberikan kesembuhan pada penderita Biologi Sistem Pencernaan.

Apa itu Biologi Sistem Pencernaan

Biologi Sistem Pencernaan merupakan suatu proses yang melibatkan organ-organ pencernaan dan kelenjar-kelenjar pencernaan. Antara proses dan organ-organ serta kelenjarnya merupakan kesatuan sistem pencernaan. Sistem pencernaan berfungsi mencerna bahan- bahan makanan menjadi sari-sari makanan yang siap diserap dalam tubuh. Berdasarkan prosesnya, pencernaan makanan dapat dibedakan menjadi dua macam seperti berikut.

  • Proses mekanis, yaitu pengunyahan oleh gigi dengan dibantu lidah serta peremasan yang terjadi di lambung.
  • Proses kimiawi, yaitu pelarutan dan mencerna makanan olehenzim-enzim pencernaan dengan mengubah makanan yang ber-molekul besar menjadi molekul yang berukuran kecil.

Penyebab Biologi Sistem Pencernaan

Gangguan pada biologi sistem pencernaan makanan dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti pola makan yang salah, infeksi bakteri, dan kelainan alat pencernaan. Di antara gangguan-gangguan ini adalah diare, sembelit, tukak lambung, peritonitis, kolik, sampai pada infeksi usus buntu (apendisitis).

Gejala Biologi Sistem Pencernaan

Gejala pada biologi sistem pencernaan ini dapat kita perhatikan seperti hal-hal berikut:

  •      – Rasa panas dalam perut ( rasa seperti terbakar di belakang tulang dada/payudara) adalah gejala yang paling jelas pada biologi sistem pencernaan (gastroesophageal reflux). Dapt juga  nyeri tersebut bahkan menjalar ke leher, tenggorokan, dan wajah. Rasa panas dalam perut kemungkinan disertai dengan muntah, dimana isi perut mencapai mulut.
  •       -Peradangan pada kerongkongan (esophagitis) dapat menyebabkan pendarahan yang biasanya ringan tetapi bisa jadi pendarahan hebat.
    Darah kemungkinan dimuntahkan atau keluar melalui saluran pencernaan, menghasilkan kotoran berwarna gelap, kotoran berwarna ter (melena) atau darah merah terang, jika pendarahan cukup berat.
  •       -Borok kerongkongan, adalah luka terbuka pada lapisan kerongkongan, bisa dihasilkan dari refluks berulang. Mereka bisa menyebabkan nyeri yang biasanya berlokasi di belakang tulang payudara atau persis di bawahnya, mirip dengan lokasi panas dalam perut.
  •       -Penyempitan (stricture) pada kerongkongan dari reflux membuat menelan makanan keras terasa lebih sulit. Penyempitan pada saluran udara dapat menyebabkan sesak nafas dan berbunyi mengik. Gejala-gejala lain pada gastroesophageal reflux termasuk nyeri dada, luka tenggorokan, suara parau, ludah berlebihan (water brash), bengkak pada tenggorokan (rasa globus), dan peradangan pada sinus (sinusitis).
  •      -Dengan iritasi lama pada bagian bawah kerongkongan dari refluks berulang, lapisan sel pada kerongkongan dapat berubah (menghasilkan sebuah kondisi yang disebut kerongkongan Barrett). Perubahan dapat terjadi bahkan pada gejala-gejala yang tidak terjadi. Kelainan sel ini adalah sebelum kanker berkembang menjadi kanker pada beberapa orang.

Pantagan makanan penderita Biologi Sistem Pencernaan

Bagi penderita gangguan biologi sistem pencernaan sebaiknya memperhatikan pola makan / minuman agar tidak terjadi reaksi yang berlebihan pada proses pencernaan. Makanan yang lebih dianjurkan untuk dihindari antara lain:

  •    Makanan yang banyak mengandung gas (sawi, kol, nangka, pisang ambon, kedondong, buah yg dikeringkan dan minuman bersoda)
  •    Makanan yg merangsang keluarnya asam lambung (kopi, minuman beralkohol 5-20%, anggur putih dan sari buah sitrus)
  •    Makanan yg sulit dicerna (makanan berlemak, kue tart, keju)
  •    Makanan yg merusak dinding lambung (cuka, pedas, merica dan bumbu yg merangsang)
  •    Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah (alkohol, coklat, makanan tinggi lemak dan gorengan)
  •    Beberapa makanan sumber karbohidrat (beras ketan, mie, bihun, bulgur, jagung, singkong, tales, serta dodol)
OBAT BIOLOGI SISTEM PENCERNAAN
OBAT BIOLOGI SISTEM PENCERNAAN
Artikel "OBAT BIOLOGI SISTEM PENCERNAAN" ditulis oleh admin update terakhir pada 9th March 2012 Categories Uncategorized permalinks http://www.jamugodog.com/obat-biologi-sistem-pencernaan.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.