Home Penyakit Hepatitis OBAT HEPATITIS

OBAT HEPATITIS

OBAT HEPATITIS

Anda sedang mencari obat Hepatitis? Alhamdulillah, jamugodog.com sudah banyak membantu orang lain. Kami selalu memberikan yang terbaik pada pembeli, dengan niatan Bissmillah dan beribadah akhirnya banyak sekali yang sudah terbantu untuk mengobati berbagai penyakit. Jika anda sakit Hepatitis silahkan hubungi kami dan silahkan rasakan sendiri khasiat dari jamu yang kita berikan pada anda. Insya Alloh manjur, dan halal pastinya.

Apa Itu Hepatitis

Hepatitis adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut “hepatitis akut”, hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut “hepatitis kronis”. Hepatitis disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia.

Hepatitis dibedakan menjadi beberapa golongan, yaitu hepatitis A,B,C,D,E,F dan G. Namun, yang paling umum dan banyak ditemukan di masyarakat kita adalah Hepatitis A, B dan C.

Dan dari beberapa jenis hepatitias yang ada, Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun.

Bila dibiarkan, Hepatitis B dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Hepatitis B ditularkan melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B. Gejala orang yang terkena penyakit Hepatitis B adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera).

Penyebab Penyakit Hepatitis

Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama salah satu dari kelima virus hepatitis, yaitu A, B, C, D atau E. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus yang utama adalah alkohol dan obat-obatan.
Berikut adalah jenis virus penyebab Hepatitis:

– Virus hepatitis A
Virus hepatitis A terutama menyebar melalui tinja. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan.

-Virus hepatitis B
Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau di antara mitra seksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).

Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.

-Virus hepatitis C
Menyebabkan minimal 80% kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita “penyakit hati alkoholik” seringkali menderita hepatitis C.

Gejala Penyakit Hepatitis

Gejala hepatitis untuk tiap jenis hepatitis cenderung berbeda. Jenis hepatitis yang banyak dikenal di masyarakat adalah hepatitis tipe A, B, dan C, namun pada kenyataannya ada juga jenis tipe lain. Namun jenis yang lainnya tidak begitu menjadi perhatian karena tingkat penyebarannya yang jarang sehingga jarang diperbincangkan gejala gejala yang menyertai hepatitis. Berikut secara sederhana penggambaran gejala hepatitis:

– Gejala Hepatitis A
Gejala Hepatitis tipe ini pada umumnya ringan, terutama pada anak-anak dan muncul kisaran 2 – 6 minggu setelah terpapar virus. Pada pasien dewasa lebih mungkin untuk mengalami demam, sakit kuning (jaundice), mual (malaise), kelelahan, dan gatal-gatal yang dapat bertahan sampai beberapa bulan. Kotoran (tinja) mungkin tampak abu-abu pucat dan urin akan muncul gelap.

– Gejala Hepatitis B
Banyak orang dengan hepatitis B akut memiliki gejala sedikit atau tidak ada sama sekali. Jika gejala hepatitis tipe B muncul, mereka cenderung terjadi 6 minggu sampai 6 bulan (paling sering 3 bulan) setelah paparan dan akan terlihat seperti sakit ringan semisal flu, demam ringan, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, kelelahan, atau otot atau nyeri sendi. Beberapa pasien memiliki tanda khas yaitu urin gelap dan penyakit kuning (jaundice), ini adalah patokan yang biasanya gejala hepatitis yang akan dicari oleh dokter jika mencurigai hepatitis B.

Untuk Hepatitis B kronis memiliki gejala yang mirip dengan bentuk akut, banyak orang dapat memiliki bentuk kronis selama puluhan tahun dan tidak menunjukkan gejala. Kerusakan hati akhirnya dapat dideteksi ketika tes darah untuk fungsi hati dilakukan

– Gejala Hepatitis C
Kebanyakan pasien sama seperti tipe lain tidak mengalami gejala hepatitis. Hepatitis C kronis dapat terinfeksi selama 10 – 30 tahun, dan sirosis atau gagal hati kadang-kadang dapat berkembang sebelum pasien mengalami gejala yang jelas. Tanda-tanda kerusakan hati pertama mungkin terdeteksi ketika tes darah untuk fungsi hati dilakukan.

Jika gejala awal yang terjadi, mereka cenderung sangat ringan dan menyerupai flu dengan kelelahan, mual, kehilangan nafsu makan, demam, sakit kepala, dan sakit perut. Orang yang memiliki gejala-gejala biasanya cenderung mengalami mereka sekitar 6 – 7 minggu setelah terpapar virus. Beberapa orang mungkin tidak mengalami gejala hepatitis selama sampai 6 bulan setelah terkena. Orang yang memiliki hepatitis C masih bisa menularkan virus tersebut kepada orang lain.

Pantangan Makanan Untuk Penyakit Hepatitis

Beberapa pantangan untuk penyakit Hepatitis antara lain :
– Semua makanan yang mengandung lemak tinggi seperti daging kambing dan babi, jerohan, otak, es krim, susu full cream, keju, mentega/ margarine, minyak serta makanan bersantan seperti gulai, kare, atau gudeg.
– Makanan kaleng seperti sarden dan korned.
– Kue atau camilan berlemak, seperti kue tart, gorengan, fast food.
– Bahan makanan yang menimbulkan gas, seperti ubi, kacang merah, kool, sawi, lobak, mentimun, durian, nangka.
– Bumbu yang merangsang, seperti cabe, bawang, merica, cuka, jahe.
Minuman yang mengandung alkohol dan soda.

Dapatkan obat hepatitis yang ampuh dari jamugodog.com.

Silahkan hubungi kami lebih lanjutnya.

OBAT HEPATITIS
OBAT HEPATITIS
Artikel "OBAT HEPATITIS" ditulis oleh admin update terakhir pada 18th January 2012 Categories Hepatitis permalinks http://www.jamugodog.com/obat-hepatitis.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.