Home Penyakit Obat Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur Obat Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur

Obat Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur

Pengobatan Penyakit Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur

Penggunaan suatu zat tertentu yang sifatnya kimia jika dalam jangka waktu berkepanjangan akan menimbulkan ketergantungan dan sangat membahayakan kesehatan seseorang.  Lakukan pengobatan dengan obat-obatan herbal disamping aman penyakit yang diderita akan segera dapat disembuhkan. Kami disini sedia berbagai macam obat herbal dari ramuan alami dengan khasiatnya yang sudah teruji pada pasien kami.

Apa itu Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur
Sikap dan keputusan yang salah akibat dari penggunaan obat-obatan penenang pada pasien sehingga menyebabkan ketergantungan pada seseorang terhadap obat-0batan bisa berakibat fatal. Obat penenang penggunaanya harus dengan referensi dari dokter atau tenaga kesehatan supaya tidak menimbulkan masalah bagi kesehatan. Setiap obat bekerja dengan cara yang berbeda dan memiliki potensi ketergantungan dan toleransi yang berbeda pula. Meprobamat, glutetimid, kloral hidrat dan barbiturat sekarang ini sudah lebih jarang diresepkan, terutama karena benzodiazepin lebih aman. Sebagian besar pecandu mulai menggunakan obat-obat tersebut untuk mengatasi masalah kesehatannya.
Kadang dokter memberikan resep dengan dosis tinggi untuk jangka waktu yang lama, untuk mengatasi masalah yang berat, sehingga menyebabkan ketergantungan. Kadang penderita menggunakan obat lebih banyak dari dosis yang diresepkan. Pada kedua kasus tersebut, ketergantungan bisa terjadi dalam waktu minimal 2 minggu setelah pemakaian berkelanjutan.

Penyebab Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur
Pola tidur bisa sangat terganggu pada pecandu yang mengentikan pemakaian obat-obat ini setelah mengalami ketergantungan dan toleransi. Pecandu mengalami lebih banyak tidur REM, lebih banyak bermimpi dan lebih sering terbangun. Reaksi balik ini berbeda dari orang ke orang, namun pada umumnya lebih berat dan lebih sering terjadi pada orang yang menggunakan dosis yang lebih besar untuk waktu yang lebih lama sebelum pemakaian obat dihentikan.

Penghentian obat secara tiba-tiba bisa menyebabkan reaksi yang mengerikan dan bisa berakibat fatal, seperti yang terjadi pada gejala putus alkohol (DTs, delirium tremens). Gejala putus obat yang serius lebih sering terjadi pada pemakaian barbiturat atau glutetimid.
Selama proses penghentian obat, pecandu dirawat di rumah sakit karena kemungkinan terjadinya reaksi yang berat.

Gejala Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur
Ketergantungan pada obat tidur dan obat anti-cemas menyebabkan berkurangnya kewaspadaan disertai pembicaraan yang melantur, koordinasi yang buruk, kebingungan dan melambatnya pernafasan. Obat-obat ini bisa menyebabkan penderita mengalami depresi dan kecemasan, secara bergantian.

Beberapa pecandu mengalami hilang ingatan, penilaian yang salah, tidak dapat berkonsentrasi dan pergeseran emosi yang mengerikan. Pecandu yang lebih tua menjadi pikun, mereka berbicara secara perlahan dan mengalami kesulitan dalam berfikir dan memahami orang lain. Bila pecandu terjatuh, bisa menyebabkan patah tulang, terutama tulang panggul.

Makanan dan pantangan Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur
Perbanyak asupan makanan yang bergizi agar kesehatan badan tetap terjaga kebugarannya dan terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya lainnya, kurangi asupan obat-obatan penenang jika sudah tidak diperlukan lagi agar tidak terjadi ketergantungan pada zat tertentu.

Obat Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur
Obat Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur
Artikel "Obat Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur" ditulis oleh admin update terakhir pada 16th October 2012 Categories Obat Kecanduan Obat Anti-cemas & Obat Tidur permalinks http://www.jamugodog.com/obat-kecanduan-obat-anti-cemas-obat-tidur.html di

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.