Home Penyakit Uncategorized OBAT MENOPAUSE

OBAT MENOPAUSE

Obat Menopause

Pengobatan menggunakan obat kimia atau obat herbal menjadi sebuah tindakan wajib dilakukan seseorang pada saat dimana seseorang menderita penyakit dan menginginkan kesembuhan. Tetu banyak cara atau metode yang di gunakan dalam pross pengobatan, diantaranya ada yang melakukan pengobatan melalui keahlian para dokter dengan mengkonsumsi obat kimia, ada juga yang melalui para ahli terapi yang sering disebut dengan Tabib atau semacamnya. Namun sebaiknya pengobatan yang dilakukan adalah pengobatan secara alami dengan meminum ramuan herbal / alami, sehingga terhindar dari evek negativ dalam proses pengobatan. Kami telah banyak membantu penderita berbagai penyakit dari seluruh indonesia bahkan manca negara. Bagi anda yang saaat ini menderita suatu penyakit apapun, segeralah ambil tindakan cepat untuk mendapatkan kesembuhan melalui pengobatan herbal dari kami yang telah terbukti banyak memberikan kesembuhan pada penderita Menopause.

Apa itu Menopause

Menopause adalah berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia perempuan. Seorang wanita yang mengalami menopause alamiah sama sekali tidak dapat mengetahui apakah saat menstruasi tertentu benar-benar merupakan menstruasinya yang terakhir sampai satu tahun berlalu. Menopause seringkali disebut sebagai perubahan kehidupan. Kondisi ini juga ditemukan di beberapa spesies lain yang mengalami siklus seperti itu, seperti misalnya monyet rhesus dan sejumlah cetacean

Ketika menopause sudah mendekat, siklus dapat terjadi dalam waktu-waktu yang tidak menentu dan bukan hal yang aneh jika menstruasi tidak datang selama beberapa bulan. Pada usia empat puluh tahun, beberapa perubahan hormon yang dikaitkan dengan pra-menopause mulai terjadi. Penelitian telah membuktikan, misalnya, bahwa pada usia empat puluh tahun banyak wanita telah mengalami perubahan-perubahan dalam kepadatan tulang dan pada usia empat puluh empat tahun banyak yang menstruasinya menjadi lebih sedikit atau lebih pendek waktunya dibanding biasanya, atau malah lebih banyak dan/atau lebih lama. Sekitar 80% wanita mulai tidak teratur siklus menstruasinya. Kenyataannya, hanya sekitar 10% wanita berhenti menstruasi sama sekali tanpa disertai ketidakteraturan siklus yang berkepanjangan sebelumnya. Dalam suatu kajian yang melibatkan lebh dari 2.700 wanita, kebanyakan di antara mereka mengalami transisi pra-menopause yang berlangsung antara dua hingga delapan tahun.

Kecuali jika seseorang mengalami menopause secara tiba-tiba akibat operasi atau perawatan medis, pra-menopase dapat dianggap sebagai akhir dari suatu proses yang awalnya dimulai ketika seorang perempuan pertama kali mengalami menstruasi. Periode menstruasi pertama itu biasanya diikuti dengan lima atau tujuh tahun siklus yang relatif panjang, tidak teratur dan sering tidak disertai pembentukan sel telur. Akhirnya pada akhir usia belasan atau awal dua puluhan, lamanya siklus menjadi lebih pendek dan lebih teratur ketika wanita mencapai usia subur puncak, yang berlangsung selama kira-kira dua puluh tahun.

Pada usia empat puluhan, siklus mulai memanjang lagi. Meskipun kebanyakan orang cenderung percaya bahwa dua puluh delapan hari merupakan panjang siklus yang normal, penelitian telah membuktikan bahwa hanya 12,4% wanita benar-benar mempunyai siklus dua puluh delapan hari dan 20% dari semua wanita mengalami siklus tidak teratur.

Penyebab Menopause

Sejalan dengan pertambahan usia, ovarium menjadi kurang peka terhadap rangsangan oleh LH ( Luteinizing Hormone ) dan FSH ( Folilicle Stimulating Hormone ) yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisa. Akibatnya ovarium melepaskan lebih sedikit estrogen dan progesteron dan pada akhirnya proses ovulasi ( pelepasan sel telur ) berhenti. Menopause dini adalah menopause yang terjadi sebelum usia 40 tahun. Kemungkinan penyebabnya adalah faktor keturunan, penyakit autoimun dan rokok.

Menopause buatan terjadi akibat campur tangan medis yang menyebabkan berkurangnya atau berhentinya pelepasan hormon oleh ovarium. Campur tangan ini bisa berupa pembedahan untuk mengangkat ovarium atau untuk mengurangi aliran darah ke ovarium serta kemoterapi atau terapi penyinaran ( pengangkatan rahim ) menyebabkan berakhirnya siklus menstruasi, tetapi selama ovarium tetap ada hal tersebut tidak akan mempengaruhi kadar hormon dan tidak menyebabkan menopause.

Gejala Menopause

Berikut adalah beberapa tanda dan gejala yang menunjukkan awal menopause, yaitu:

1. Periode Menstruasi Mulai Berkurang
Seorang perempuan dianggap sudah mencapai menopause jika selama 12 bulan tidak mengalami menstruasi sejak tanggal dia mengalami periode menstruasi terakhir.
2. Hot Flashes
Salah satu gejala menopause yang mungkin paling terkenal adalah hot flashes. Hot flashes terjadi karena perubahan hormonal yang menyebabkan pembuluh darah melebar dalam upaya untuk mendinginkan tubuh.
3. Insomnia dan Gangguan Tidur Lain
Insomnia atau gangguan tidur lainnya merupakan tanda dan gejala yang sering terjadi pada awal menopause.
4. Mudah Marah dan Perubahan Mood (Mood Swings)
Banyak perempuan yang mengalami perubahan mood atau mudah marah sebelum dan selama menopause.

Pantangan makanan Menopause

Tidak ada pantangan makanan bagi wanita yang sedang atau menjelang menopause, konsumsi makanan secukupnya yang penting memenuhi gizi serta vitamin dll.

OBAT MENOPAUSE
OBAT MENOPAUSE
Artikel "OBAT MENOPAUSE" ditulis oleh admin update terakhir pada 12th April 2012 Categories Uncategorized permalinks http://www.jamugodog.com/obat-menopause.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.