Home Penyakit Manik depresi (kelainan Bipolar) Obat Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)

Obat Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)

Pengobatan Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)

Pengobatan menggunakan obat kimia atau obat herbal menjadi sebuah tindakan wajib dilakukan seseorang pada saat dimana seseorang menderita penyakit dan menginginkan kesembuhan. Tetu banyak cara atau metode yang di gunakan dalam pross pengobatan, diantaranya ada yang melakukan pengobatan melalui keahlian para dokter dengan mengkonsumsi obat kimia, ada juga yang melalui para ahli terapi yang sering disebut dengan Tabib atau semacamnya. Namun sebaiknya pengobatan yang dilakukan adalah pengobatan secara alami dengan meminum ramuan herbal / alami, sehingga terhindar dari efek negatif dalam proses pengobatan. Kami telah banyak membantu penderita berbagai penyakit dari seluruh Indonesia bahkan manca negara. Bagi anda yang saaat ini menderita suatu penyakit apapun, segeralah ambil tindakan cepat untuk mendapatkan kesembuhan melalui pengobatan herbal dari kami yang telah terbukti banyak memberikan kesembuhan pada penderita Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar) .

Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar) adalah
Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar) adalah suatu keadaan dimana periode depresi bergantian dengan periode mania atau tingkat kegembiraan yang lebih rendah, penyakit manik-depresif terjadi pada kurang dari 2% penduduk.
Penyakit ini menyerang pria dan wanita dalam perbandingan yang sama dan biasanya mulai timbul pada masa remaja, usia 20 atau 30 tahun. Gangguan Bipolar ditandai dengan suatu periode depresi yang dalam dan lama, serta dapat berubah menjadi suatu periode yang meningkat secara cepat dan/atau dapat menimbulkan amarah yang dikenal sebagai mania. Gejala-gejala mania meliputi kurang tidur, nada suara tinggi, peningkatan libido, perilaku yang cenderung kacau tanpa mempertimbangkan konsekuensinya, dan gangguan pikiran berat yang mungkin/tidak termasuk psikosis. Diantara kedua periode tersebut, penderita gangguan Bipolar memasuki yang baik dan dapat hidup secara produktif. Gangguan Bipolar merupakan gangguan yang lama dan jangka panjang. Gangguan Bipolar mendasari suatu spectrum dari gangguan mood/suasana perasaan meliputi Bipolar I (BP I), Bipolar II (BP II), Siklotimia (periode manic dan depressif yang bergantian/naik-turun), dan depresi yang hebat.

Gangguan Bipolar dikenal juga dengan gangguan manic depresi yaitu gangguan pada fungsi otak yang menyebabkan perubahan yang tidak biasa pada suasana perasaan dan proses berpikir. Disebut Bipolar karena penyakit kejiwaan ini didominasi adanya fluktuasi periodic dua kutub, yakni kondisi manic (bergairah tinggi yang tak terkendali) dan depresi.

Pada gangguan mood Bipolar I, penderita tidak hanya mengalami depresi , tetapi pada suatu saat akan mengalami episode manic, sedangkan pada Bipolar II, tidak ada episode manic, hanya hipomanik (tidak separah manik) dan yang selalu ada adalah episode depresi. Cukup sulit untuk membedakan antara manik dan hipomanik, tetapi dapat dikatakan situasi manik jauh lebih parah dibanding hipomanik.
Penyakit manik depresi biasanya diawali oleh depresi yang meliputi setidaknya 1 episode manik dalam perjalanan penyakitnya. Episode depresi berlangsung selama 3-6 bulan. Pada bentuk penyakit yang paling berat (kelainan Bipolar I), depresi diselingi oleh mania yang berat. Pada bentuk yang tidak terlalu berat (kelainan Bipolar II), episode depresi yang singkat diselingi hipomanik.

Penyebab Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)
Penyakit ini diyakini sebagai penyakit keturunan, meskipun kelainan genetik yang pasti masih belum diketahui.

Gejala Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)
Penyakit manik-depresif biasanya diawali dengan depresi dan meliputi setidaknya 1 episode mania dalam perjalanan penyakitnya.
Episode depresi berlangsung selama 3-6 bulan.
Bentuk yang lebih ringan adalah penyakit siklotimik, dimana periode kegembiraan dan depresi tidak terlalu berat, berlangsung hanya beberapa hari dan kambuh dalam selang waktu yang tidak beraturan.
Pada akhirnya penyakit siklotimik berkembang menjadi penyakit manik-depresif, tetapi tidak pernah berkembang menjadi depresi maupun mania. Penyakit siklotimik bisa menyebabkan penderitanya sukses dalam usaha, kepemimpinan, prestasi dan kreativitas seni.
Tetapi penyakit ini juga bisa menyebabkan catatan pekerjaan dan sekolah yang ganjil, kegagalan dalam hubungan asmara maupun perkawinan serta penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan. 1 dari 3 penderita kelainan bipolar mengalami gejala-gejala mania (atau hipomania) dan depresi secara bersamaan.

Makanan Pantangan Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)

Tidak ada pantangan dan makanan khusus untuk penderita penyakit  Manik Depresif ini hanya diperlukan pengobatan dan terapi yang tepat agar sembuh dan bisa normal hidupnya, walaupun biasanya pasien tidak menyadarinya.

Obat Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)
Obat Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)
Artikel "Obat Penyakit Manik-Depresif (Kelainan Bipolar)" ditulis oleh admin update terakhir pada 2nd August 2012 Categories Manik depresi (kelainan Bipolar) permalinks http://www.jamugodog.com/obat-penyakit-manik-depresif-kelainan-bipolar.html di

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.