Home Penyakit Uncategorized Pencegahan Hepatitis A

Pencegahan Hepatitis A

Penatalaksanaan dan Pencegahan Hepatitis A – Tidak ada obat khusus yang dapat langsung menyembuhkan hepatitis A. Pengobatan yang diberikan hanya bersifat suportif.

Pencegahan Hepatitis A

Pada umumnya dokter akan menyarankan hal-hal berikut:

Tirah baring (bedrest).

Maksutnya yakni istirahat ditempat tidur terutama pada fase awal penyakit.

Diet atau pengaturan makanan.

Pada prinsipnya, makanan yang diberikan harus mudah dicerna dan mengurangi keluhan yang ada. Untuk itu penderita diberi makanan yang tinggi protein dan karbohidrat tetapi rendah serat. Makanan berlemak sementara dikurangi selama ada rasa mual dan tidak nafsu makan.

Simptomatik atau memberi pengobatan berdasarkan keluhan yang ada.

Misalnya parasetamol diberikan bila penderita demam dan sakit kepala, antasida diberikan bila mual dan muntah, dan obat tradisional lainya seperti HP pro, pien tze huang, dan sebagainya yang mempercepat penyembuhan dan turunnya nilai transaminase  (SGPT,SGOT).

Perawatan dirumah sakit bila penderita muntah terus menerus sehingga memerlukan cairan infus atau penyakitnya bertambah berat (fulminan).

Pencegahan:

Secara umum

Dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan bersih. Misalnya menjaga kebersihan dan cara makan yang sehat, seperti mencuci tangan sesudah ke toilet sebelum menyiapkan makanan, atau sebelum makan. Selain itu perlu diperhatikan kebersihan lingkungan dan sanitasi, pemakaian air bersih, pembuangan tinja yang memenuhi syarat kesehatan, pembuatan sumur yang memenuhi standar, mencegah makanan terkena lalat, memaask bahan makanan dan minuman.

Secara khusus

Dengan imunisasi baik pasif maupun aktif

Imunisasi pasif

Diberikan sebagai pencegahan kepada anggota keluarga serumah yang kontak dengan penderita atau diberikan kepada orang-orang yang akan berpergian ke daerah endemis dan kekebalan hanya bersifat sementara.

Imunisasi aktif

Menggunakan vaksin hepatitis A“Havrix 720 Junior”. Anda dan remaja 1-18 tahun, diberikan 2 atau 3 dosis (0,5 ml, 720 Elisa Unit) pada bulan ke 2, 4, dan 6. Vaksin cair ini perlu dikocok sebelum digunakan. Vaksin diinjeksikan secara IM (Intra Muskular) dipangkal lengan atas pada pasien dewasa dan anak-anak. Pada bayi, penyuntikan didaerah paha. Pada tempat suntikan bisa timbul pembengkakan berwarna kemerah-merahan yang terasa nyeri bila ditekan. Kadang-kadang setelah disuntik terasa sakit kepala yang kan hilang sendiri tanpa pengobatan. Imunisasi tidak diberikan bila sedang sakit berat atau alergi terhadap vaksin hepatitis A.

Vaksinisasi hepatitis A terutama diberikan kepada orang yang mempunyai resiko tinggi untuk tertular penyakit ini.

Demikian artikel diatas semoga bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Pencegahan Hepatitis A
Pencegahan Hepatitis A
Artikel "Pencegahan Hepatitis A" ditulis oleh beritakita35 update terakhir pada 24th September 2014 Categories Uncategorized , permalinks http://www.jamugodog.com/pencegahan-hepatitis-a.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.