Home Penyakit Uncategorized Penularan Hepatitis B

Penularan Hepatitis B

Penularan Hepatitis B – Bila seseorang terinfeksi VHB maka manifestasi yang timbul dapat berupa penyakit hepatitis B dengan gejala yang ringan, hepatitis akut ikterik, hepatitis fulminan, hepatitis kronis. Pada penyakit hepatitis B akut ternyata yang berperan adalah sel T sitotoksik. Proses penyembuhan terjadi bila sel tersebut behasil membersihkan semua sel hati yang terinfeksi. Bila sel T sitotoksik tidak berhasil menghancurkan seluruh sel hati yang terinfeksi, maka proses ini akan berkepanjangan sehingga menjadi kasus kronis. Namun, jika proses penghancuran sel hati tidak terjadi, maka akan terjadi kasus kronis yang disebut pengidap.

Penularan Hepatitis B

VHB mudah ditularkan kepada semua orang. Penularannya melalui darah atau bahan yang berasal dari darah, atau kontak dengan cairan tubuh seperti sperma dan lendir kemaluan wanita. Dalam jumlah kecil HBsAg dapt juga ditemukan pada air susu ibu, air liur, urine, keringat, tinja, cairan eksudat seperti pada asites (busung), cairan amnion, cairan lambung, dan cairan sendi yang sangat kecil peranannya dalam penularan penyakit. Masuknya VHB kedalam tubuh dapat melalui beberapa car seperti melalui kulit (perkutan), selaput lendir mulut (per oral), yang terluka (sariawan), selaput lendir kelamin (genital) akibat hubungan seks heteroseksual maupun homoseksual dengan pasangan yang mengandung HBsAg positif dan infeksius, dan semasa persalinan. Penularan melalui kulit terjadi antara lain melalui jarum suntik bekas, jarum akupuntur yang tidak steril, alat tato, alat cukur, dan peralatan tajam lainnya yang tercemar HBsAg atau partikel VHB. Virus hepatitis juga bisa masuk kedalam tubuh melalui kulit yang terluka, proses cuci darah (hemodialisa), atau karena mendapat transfusi darah yang mengandung HBsAg.

Ada 2 macam cara penularan (transmisi) hepatitis B, yaitu transmisi vertikal dan transmisi horisontal:

Transmisi Vertikal

Penularan terjadi pada masa persalinan (perinatal). VHB ditularkan dari ibu kepad bayinya yang disebut juga penularan maternal neonatal. Penularan cara ini terjadi akibat ibu yang sedang hamil menderita penyakit hepatitis B akut atau sang ibu mengidap virus hepatitis B. Bila pada ibu tersebut ditemukan HbsAg (+) dan HbeAg (+), maka sekitar 90% bayi yang dilahirkan akan terinfeksi VHB dan umumnya menjadi kronis. Namun, bila sang ibu hanya mengidap HBsAg (+) sedangkan HbeAg (-), maka kemungkinan tertular hanya sekitar 4% saja dan umumnya bayi akan sembuh dan jarang menjadi hepatitis B kronis

Transmisi Horizontal

Transmisi horizontal yaitu penularan dan penyebaran VHB dalam masyarakat. Penularan terjadi akibat kontak dengan cairan tubuh pengidap virus hepatitis B atau penderita hepatitis B akut. Misalnya pada orang yang tinggal serumah atau melakukan hubungan seksual dengan penderita hepatitis B. Kelompok resiko tinggi antara lain homosesksual dan penyalahgunaan obat injeksi.

Demikian artikel diatas semoga bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih.

Penularan Hepatitis B
Penularan Hepatitis B
Artikel "Penularan Hepatitis B" ditulis oleh beritakita35 update terakhir pada 22nd September 2014 Categories Uncategorized permalinks http://www.jamugodog.com/penularan-hepatitis-b.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.