Home Penyakit Diabetes PUASA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS

PUASA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS

PUASA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS – Memasuki bulan ramadhan, penderita Diabetes Mellitus banyak yang bertanya: “apakah saya boleh berpuasa? apakah akan berpengaruh terhadap penyakit saya? apakah akan memperburuk penyakit saya?”

Nahh..berikut jawabannya 🙂

Apakah itu Diabetes Mellitus ?

Diabetes Mellitus adalah penyakit yang ditimbulkan akibat kerusakan selular pada organ pankreas. Sering ditandai oleh keadaan tingginya kadar gula dalam darah (hiperglikemia). Gejala klinisnya secara umum adalah Poliuri (banyak BAK), Poliphagi (banyak makan) dan Polidipsi (banyak minum); banyak di sini artinya tidak dapat terkontrol.

Secara normal organ pankreas berfungsi untuk menghasilkan insulin. Insulin berfungsi sebagai regulator gula darah dalam tubuh. Ketika terjadi keadaan peningkatan gula darah (hiperglikemia) maka insulin akan dikeluarkan dalam jumlah banyak sehingga kadar gula darah akan turun sampai dengan batas normal. Sebaliknya ketika terjadi keadaan penurunan gula darah (hipoglikemia) maka insulin akan ditarik kembali sehingga gula darah akan meningkat sampai dengan batas normal. Artinya perbandingan insulin dan gula darah harus selalu seimbang, manakala terjadi hiperglikemia maka insulin akan meningkat; sebaliknya manakala terjadi hipoglikemia maka insulin akan menurun.

Pada saat anda terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dan lemak, anda pasti sering merasa kekenyangan alias perasaan penuh di perut anda, perasaan mual ketika melihat makanan dan perasaan mengantuk. Tahukah anda mengapa? Karena pada saat itu insulin sedang bekerja dan mengirimkan sinyal ke otak anda agar anda berhenti makan (karena kadar gula darah anda sudah melebihi batas normal). Jadi perasaan-perasaan yang anda alami ketika sedang kekenyangan sebenarnya adalah bagian dari kerja insulin untuk mempertahankan kadar gula darah anda agar selalu dalam batas normal.

Diabetes Mellitus memiliki 3 tipe, yaitu Diabetes Melitus Tipe 1, Diabetes Melitus Tipe 2 dan Diabetes Melitus Gestasional.

1.) DM Tipe 1 adalah diabetes mellitus yang sering terjadi pada anak-anak (penyakit bawaan dari lahir), dikenal juga dengan istilah Diabetes Mellitus Juvenille. Penyebab utamanya adalah kegagalan tubuh untuk memproduksi insulin sehingga kadar gula darah tidak dapat terkontrol oleh tubuh. Dalam istilah awamnya : penderita DM Tipe 1 dilahirkan tanpa insulin.

2.) DM Tipe 2 adalah diabetes mellitus yang sering terjadi pada usia dewasa akibat resistensi insulin. Artinya insulin ditolak oleh sel-sel dalam tubuh sehingga insulin tidak dapat melakukan pekerjaan sebagaimana mestinya. Dalam istilah awamnya : insulin tidak di PHK (masih bekerja di pabrik) tapi tugas dan wewenangnya dicabut sehingga operasional pabrik sudah lepas dari tanggung jawab insulin.

Akibatnya pada keadaan kadar gula darah yang meningkat, insulin dalam tubuh tidak lagi dapat mengontrol kadar gula darah sehingga kadar gula darah terus meningkat sampai level “bahaya” (Hiperglikemia). Penderita diabetes mellitus tidak akan pernah merasa “kekenyangan” dan akan terus merasa lapar karena tidak ada lagi insulin yang memberikan sinyal kepada otaknya agar yang bersangkutan berhenti makan.

3.) Diabetes Mellitus Gestasional adalah diabetes mellitus yang terjadi pada ibu hamil yang memiliki kadar gula darah yang tinggi saat kehamilan. Hal ini sangat berbahaya dan dapat menjadi pencetus bagi munculnya DM Tipe 2.

Jadi apa sebenarnya penyebab Diabetes Mellitus Tipe 2?

Obesitas dan makan yang tidak terkontrol masih menduduki peringkat pertama sebagai faktor resiko DM Tipe 2. Makan yang tidak terkontrol akan menyebabkan kerja organ pankreas meningkat dalam menghasilkan insulin. Dalam istilah awamnya : pankreas adalah mesin insulin, semakin berat kerja mesin (tanpa jam istirahat dan perawatan yang cukup) maka akan semakin cepat pula usianya. Manakala terjadi kerusakan selular pada pankreas akibatnya insulin menjadi resisten terhadap sel pada tubuh. Jadi sayangilah pankreas anda dengan cara : kontrol pola makan anda (batasi mengonsumsi junkfood dan makanan yang mengandung glukosa/ gula dalam kadar tinggi) dan rajin berolahraga (untuk maintanance organ pankreas anda). Usahakan untuk selalu mengontrol kadar gula darah anda dalam batas nornal.

Apa penanganan terbaik bagi penderita Diabetes Mellitus Tipe 2?

Kuncinya adalah mengembalikan kerja insulin pada jalur yang benar. Bagi penderita yang baru terdeteksi mengidap Diabetes Mellitus Tipe 2 biasanya dokter akan memberikan insulin per oral (masuk lewat mulut), tapi bagi penderita diabetes mellitus tahap lanjut biasanya dokter akan memberikan insulin sub cutaneous (suntik bawah kulit) di daerah perut.

Selain dengan menggunakan insulin dari luar, penderita diabetes mellitus tipe 2 juga disarankan untuk menjaga pola makan sehat, seimbang dan teratur. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.

Jadi apa hubungannya Puasa dengan Diabetes Mellitus Tipe 2?

Dari penelusuran berbagai literatur kedokteran, tidak ditemukan satu literatur pun yang melarang penderita diabetes mellitus untuk berpuasa. Bahkan secara medis ada kalanya penderita diabetes mellitus diharuskan periksa gula darah puasa (yaitu puasa 8 jam ketika malam hari sebelum pagi harinya diperiksa).

Mari kita berpikir secara logika setelah membaca artikel di atas.

Penderita diabetes mellitus harus diusahakan untuk menjaga kadar gula darahnya agar tetap stabil. Kunci utama bagi penderita diabetes mellitus adalah pemberian insulin. Jadi pada keadaan puasa, kadar gula darah penderita diabetes mellitus akan tetap normal dan justru akan terkontrol.

Apakah anda salah satu penderita diabetes mellitus tipe 2? Apakah anda muslim? Apakah anda takut untuk menjalankan ibadah puasa? Setelah membaca artikel ini apakah anda masih takut untuk menjalankan ibadah puasa?

Jadi puasa itu sehat dong?

YA! PUASA ITU SEHAT! Karena puasa akan mengontrol gula darah anda selama kurang lebih 13 jam. Walaupun anda bukan penderita Diabetes Mellitus, anda dapat mencegah terjadinya penyakit itu pada diri anda walaupun hanya 30 hari dalam satu tahun. 🙂

Terimakasih telah membaca artikel ini,Semoga artikel diatas bermanfaat  J

PUASA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS
PUASA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS
Artikel "PUASA BAGI PENDERITA DIABETES MELLITUS" ditulis oleh beritakita35 update terakhir pada 27th June 2014 Categories Diabetes, Uncategorized , permalinks http://www.jamugodog.com/puasa-bagi-penderita-diabetes-mellitus.html di

Baca Juga:

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply




If you want a picture to show with your comment, go get a Gravatar.